Apa Itu Teks Eksposisi? Teks eksposisi adalah...
Selamat datang di Jomblo Gabuts, kali ini admin akan membagikan tentang apa itu Teks Eksposisi sebagai postingan pertama kami berikut uraiannya:
Pengertian Teks Eksposisi
Pengertian teks eksposisi adalah teks yang berisi paragraf atau karangan yang didalamnya terkandung sejumlah Pengetahuan dan informasi yang disajikan secara singkat, padat, akurat dan tentunya mudah untuk dipahami. Paragraf atau teks eksposisi bersifat real, nyata dan Ilmiah atau dapat dikatakan sebagai teks non fiksi.
Tujuan Teks Eksposisi
Teks eksposisi memiliki tujuan untuk memaparkan atau menjelaskan sejelas-jelasnya mengenai sejumlah informasi tertentu kepada para pembaca, sehingga dengan membaca teks eksposisi maka pembaca akan mendapatkan pengetahuan secara rinci dari suatu hal atau kejadian.
Ciri-Ciri Teks Eksposisi
Untuk mengetahui suatu teks, karangan atau literatur tertentu itu adalah sebuah teks eksposisi maka kita perlu mengetahu ciri ciri teks eksposisi tersebut. Lalu, apa ciri ciri teks eksposisi itu, mari perhatikan ciri ciri teks eksposisi berikut:
- Menjelaskan, menerangkan ataupun menuliskan menggunakan gaya informasi yang mengajak atau bersifat persuasif
- Teks eksposisi pada umumnya menjelaskan tentang informasi informasi pengetahuan yang ilmiah atau disebut ilmu pengetahuan.
- Teks eksposisi memiliki cara penyampaian atau bentuk penyampaian yang lugas dan juga menggunakan bahasa yang baku (Ada juga yang tidak, seperti dalam bentuk dialog).
- Teks eksposisi umumnya tidak memihak (ada juga yang memihak), atau dengan kata lain tidak memaksakan secara keras ide ide tersebut kepada pembaca atau penyimak.
- Teks eksposisi menggunakan fakta sebagai alat kontribusi dan juga alat konkritasi (membuat sesuatu itu dikatakan benar).
Strukrur Teks Eksposisi
a. Tesis atau Pernyataan Pendapat
Tesis adalah suatu bagian yang mempunyai isi berupa sudut pandang dari penulis terhadap setiap masalah yang akan dibahas topiknya.
Sebuah tesis pasti berdasarkan dari suatu bentuk pernyataan yang nantinya akan diperkuat dengan sebuah argumen.
Bagian ini sangatlah penting untuk menyusun contoh teks eksposisi dan biasanya muncul di awal teks eksposisi walaupun ada kemungkinan kita bisa menjumpainya di bagian akhir.
b. Argumentasi
Argumentasi adalah suatu bentuk alasan atau bukti yang digunakan dalam mengokohkan atau memperkuat pendapat dalam sebuah tesis, walaupun pada prakteknya argumentasi dapat digunakan untuk menyanggah bahkan menolak sebuah pernyataan.
Argumentasi dapat berupa pernyataan umum atau berupa data dari hasil penelitian para ahli yang sumbernya dapat dipercaya.
c. Penegasan ulang pendapat
Bagian ini merupakan sebuah kesimpulan yang menegaskan kembali dari tesis yang dibicarakan di awal teks eksposisi dan penguat argumentasi yang ditunjang oleh fakta.
Jenis-Jenis Teks Eksposisi
- Teks Eksposisi Definisi. Teks Eksposisi definisi merupakan suatu paragraf eksposisi yang memaparkan definisi atau pengertian suatu topik tertentu.
- Teks Eksposisi Proses. Teks Eksposisi proses merupakan tahapan-tahapan atau cara-cara untuk melakukan sesuatu dari awal hingga akhir.
- Teks Eksposisi Ilustrasi. Teks Eksposisi ilustrasi merupakan sebuah paragraf yang menyajikan informasi atau penjelasan-penjelasan tertentu dengan cara memberikan gambaran atau penjelasan yang sederhana mengenai suatu topik dengan topik lainnya yang mempunyai kesamaan sifat atau kemiripan dalam hal-hal tertentu.
- Teks Eksposisi Laporan. Teks Eksposisi laporan adalah paragraf eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah peristiwa atau penelitian tertentu.
- Teks Eksposisi Perbandingan. Teks Eksposisi perbandingan merupakan paragraf eksposisi yang ide atau gagasan utamanya dipaparkan dengan cara membandingkan dengan yang lain.
- Teks Eksposisi Pertentangan. Teks Eksposisi pertentangan merupakan sebuah paragraf atau karangan yang berisi mengenai hal pertentangan akan suatu hal dengan hal lainnya.
Kaidah Teks Eksposisi
Unsur kebahasaan yaitu bagian-bagian yang menyusun teks eksposisi. Unsur kebahasaan yang ada pada teks eksposisi diantaranya adalah pronomina, konjungsi dan kata leksikal.
a. Pronomina
Pronomina yaitu kata ganti orang yang dapat digunakan terutama pada saat pernyataan pendapat pribadi diungkapkan. Pronomina dapat dikelompokkan menjadi dua bagian:
Jenis Pronomina
- Pronomina Persona (kata ganti orang) yakni persona tunggal. Misalnya: Ia, Dia, Anda, Kamu, Aku, Saudara, -nya, -mu, -ku, si-. Dan pesona jamak contohnya seperti: Kita, Kami, Kalian, Mereka, Hadirin, Para.
- Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yakni pronomina penunjuk, misalnya adalah : Ini, Itu, Sini, Situ, Sana. Dan pronomina penanya, misalnya: Apa, Mana dan Siapa.
b. Konjungsi
Konjungsi atau kata penghubung digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi. Berikut ini adalah jenis konjungsi yang dapat kita jumpai dalam teks eksposisi:
Jenis Konjungsi
- Konjungsi waktu: sebelum, setelah itu, kemudian sesudah, setelah, lalu
- Konjungsi gabungan: dengan serta, dan,
- Konjungsi pembatasan: asal, selain kecuali
- Konjungsi tujuan: supaya, agar, untuk
- Konjungsi persyaratan: asalkan, bilamana, apabila jika, jikalau, apabila, bila
- Konjungsi perincian: adalah, yaitu, antara lain, yakni, ialah
- Konjungsi sebab-akibat: akibat, akibatnya, sehingga, karena, sebab
- Konjungsi pertentangan: namun, melainkan, sedangkan, akan tetapi, tetapi
- Konjungsi pilihan: atau
- Konjungsi penguatan/penegasan: hanya, lagi pula, itu pun, apalagi, bahkan
- Konjungsi penjelasan: bahwa
- Konjungsi perbandingan: serupa, ibarat, bagai, seperti,
- Konjungsi penyimpulan: jadi, dengan demikian oleh sebab itu, oleh karena itu
c. Kata leksikal
- Nomina: kata yang mengacu pada benda, baik berupa benda nyata ataupun abstrak.
- Verba: kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses atau keadaan yang bukan sifat.
- Adjektif: kata yang digunakani untuk menggambarkan sifat atau keadaan orang, benda dan binatang.
- Adverbia: kata yang melengkapi atau memaparkan informasi berupa keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara dan lain sebagainya.
Leave a Comment